Thumbnail Blog

Resident Evil Requiem Kembali ke Akar

Updated 19 February 2026

Dunia survival horror kembali berguncang. Setelah spekulasi bertahun-tahun, Capcom akhirnya merilis Resident Evil Requiem (yang secara internal dikenal sebagai Resident Evil 9) pada 27 Februari 2026. Judul ini tidak hanya menjadi sekadar sekuel, melainkan sebuah penghormatan besar terhadap sejarah panjang franchise ini.

Sinopsis: Tiga Dekade Setelah Tragedi

Berlatar tahun 2028—tepat 30 tahun setelah kehancuran total Raccoon City akibat misil nuklir—dunia mengira ancaman Umbrella telah terkubur. Namun, laporan mengenai kemunculan bio-organisme baru di area karantina Raccoon City memaksa pemerintah mengirimkan tim investigasi.


Cerita berfokus pada dua perspektif yang berbeda:

Grace Ashcroft: Seorang analis muda FBI dan putri dari jurnalis legendaris Alyssa Ashcroft (RE Outbreak). Grace terjebak di Hotel Wrenwood yang mencekam saat menyelidiki hilangnya rekan-rekannya.


Leon S. Kennedy: Kini tampil sebagai veteran yang lebih tua dengan rambut abu-abu. Leon kembali ke "kota tempat segalanya dimulai" untuk memburu Victor Gideon, mantan ilmuwan Umbrella yang diduga membangkitkan kembali virus mematikan.

Mekanik Gameplay: Perpaduan Dua Era


Capcom mendengarkan keinginan penggemar dengan menghadirkan Dual Perspective System. Pemain dapat beralih antara sudut pandang orang pertama (first-person) untuk imersi horor yang lebih dalam, atau orang ketiga (third-person) untuk kontrol aksi yang lebih presisi.


Gaya bermain dibagi menjadi dua jenis:

Survival-Stealth (Grace): Kamu akan merasakan sensasi Resident Evil klasik. Peluru sangat langka, inventaris terbatas, dan kamu harus sering bersembunyi atau menggunakan lingkungan untuk menjebak musuh.


Tactical-Action (Leon): Bagian Leon menawarkan aksi yang lebih intens dengan mekanik parry yang disempurnakan dari RE4 Remake, namun tetap berada dalam atmosfer yang gelap dan menyesakkan.


Inovasi Musuh: "The Echoes"

Musuh utama dalam Requiem bukan sekadar zombi bodoh. Dikenal dengan sebutan "Echoes", makhluk-makhluk ini adalah zombi yang masih memiliki sisa-sisa ingatan manusia. Mereka bisa berbicara, memohon ampun, atau mengejek pemain sebelum menyerang, memberikan dampak psikologis yang berat bagi pemain.


Selain itu, sosok "The Hag" (atau Big Mama)—monster pengejar setinggi 3 meter dengan kulit yang menyerupai porselen retak—akan menjadi ancaman konstan yang membayangi sepanjang permainan, mirip dengan Nemesis atau Mr. X.


Visual dan Performa

Dikembangkan menggunakan versi terbaru RE EngineRequiem menampilkan detail lingkungan yang sangat nyata. Puing-puing Raccoon City yang kini ditumbuhi vegetasi liar namun tetap beracun terlihat sangat memukau dengan teknologi Global Illumination dan Ray Tracing.


Resident Evil Requiem adalah surat cinta bagi para penggemar lama maupun baru. Dengan menggabungkan elemen nostalgia Raccoon City dan inovasi gameplay modern, game ini siap menjadi standar baru dalam genre survival horror.


By Mad Pradana

Dari berbagai sumber.